Resolutions 2021
Monologue

2021 Mau Apa?

Udah delapan hari kita menjalani kehidupan di tahun yang baru. Seperti biasa, kami berdua sudah menyiapkan target-target yang ingin dicapai di tahun ini. Setelah mengevaluasi capaian target 2020, resolusi tahun lalu itu tidak spesifik. Mungkin yang kami buat sebelumnya lebih mirip seperti target jangka panjang ya, yang butuh lebih dari setahun masa processing.

Kali ini, kami membuatnya lebih detail. Jadi, ada 10 target jangka pendek yang kami rancang bersama untuk diwujudkan dalam 357 hari ke depan. Karena visi kami berdua itu serupa, makanya bisa nyusun misi barengan.

Our Mission in 2021, here we go:

1. Healthy Lifestyle

Dari 2020 kita tentu belajar untuk hidup lebih sehat demi menjaga kekebalan imunitas kita selama masa pandemi Covid-19. Maka tahun ini kami ingin lebih concern lagi soal kesehatan. Seperti mau memulai habits baru yang bikin tubuh tetap fit.

Tentu memiliki tubuh sehat itu menjadi investasi jangka panjang kita. Mengapa? Karena modal sehat itu adalah hal yang paling utama kita bisa cari rezeki dan merasa bahagia. Maka itu penting banget kita mulai perhatikan asupan makanan harian yang kita konsumsi, pola tidur dan waktu berolahraga.

2. Approaching The Intermediate Level

Kami berdua sedang belajar bahasa baru, Icha lagi kursus French dan Navia kursus German. Sebagai beginner, tentu level kami masih di A1. Mempelajari bahasa yang benar-benar baru itu sungguh menantang. Makanya biar konsisten nih, kami buat #30DaysChallenge di instagram agar kami sendiri bisa tau record progres harian kami sebaik apa gitu.

Ah, ini bukan ngikutin tren Fiki Naki ya! Kami belajar ini kerena sebuah keharusan biar kagak bego-bego benerlah buat ngomong sama orang sana. Kalo mesti belajar otodidak kayak Fiki Naki pasti jadi nggak ada pressure yang bikin progres kami nampak.

3. Resign

Tahun ini dipastikan tidak hanya jadi wacana semata. Jadi kami bertekat untuk eksekusi niatan resign yang dari tahun lalu sudah digaungkan. Rencana ke depan sudah dipersiapkan matang, makanya kami optimis bisa resign di pertengahan tahun ini, kemungkinan besar sesudah lebaran. Mohon didoakan ya semua berjalan lancar. ^^

4. Long Trip

Nah, ini next step after resign. Kami selalu berkeinginan bisa trip tanpa terbatas waktu. Pengen banget kayak traveler lain yang bisa ngabisin sebulan nikmatin jalan-jalan, tanpa dibayang-bayangi kerjaan. Bisa bebas datangin tempat-tempat menarik, tanpa khawatirin itinniary. Semoga keadaan bisa kembali pulih agar yang punya niatan liburan leluasa melenggang jalan-jalan tanpa musingin si kopet ya.

5. Saving and Investing

Visi udah keren banget tapi kagak punya duit kan nggak lucu ya. Ini juga jadi goals yang sebenarnya susah banget terealisasinya. Sulit bener kejam untuk memulai konsep hidup minimalis.

Nabung itu emang baiknya diawal ya, jangan sisa uang baru nabung. Record the expenses, decide on your priorities, then find ways to cut your spending. Makanya kami juga mau coba maksain ikuti cara nabung seperti gambar di bawah ini.

Source: instagram @cchannel_id

Investasi yang semoga juga bisa dimulai dari tahun ini. Makanya perlu tekat kuat banget buat nabung kayak gitu, biar uangnya bisa dipakein buat investasi dalam bentuk lain, misalnya saham. Itulah kenapa ini jadi satu kesatuan, supaya lebih terarah deh setiap pengeluaran yang kita beli hanya yang dibutuhkan aja.

6. Move To A New Country

Pindah ke negara lain adalah alasan terbesar kenapa kami memutuskan resign. Ini yang nggak bisa ditawar sih, sudah bulat penuh keputusan ini dibuat. Rasanya kami sudah siap lahir batin deh buat beradaptasi di negara baru. Another journey has been waiting. Semoga cepat terealisasi dan dipermudah segala proses pengurusan administrasi ke sana. Amiin.

7. Have A Boyfriend

Jiwa jomblo kami telah berontak, meronta-ronta kebosanan. Oke, itu agak lebay deh. Tapi tetap saja tekanan dari orang-orang sekitar tak terelakkan, jadi boleh kan kalo berharap dipertemukan dengan tambatan hati. Jiwa kecil nun rapuh ini pun ingin juga punya pelabuhan tempat bersandar.

8. Gain Money From Blog

Ini hal jujur loh. Setelah beberapa kali dapat tawaran tapi ternyata blog kami belum memenuhi kualifikasi employeer, jadi terbesitlah keinginan ini dari lubang terkecil di relung sanubari kami.

We’re talking about the opportunities of passive income. Kenapa nolak kalo jalani hobi bisa menghasilkan pundi-pundi rezeki, gitu kan ya? We do it for fun and make a little extra money on the side.

9. Much Reading

Suka baca novel ini juga jadi sebab kenapa kami berdua dipertemukan. Saat itu radar kami berada di satu frekuensi yaitu kesamaan hobi membaca. Suka diskusi plot cerita dari novel-novel terbaru, hingga saling kasih rekomendasi ebook di Ijak.

Eh, kalo ditanya sekarang hobi kami berdua pun jadi bergesar ke nonton serial. Dulu sih iya, sempat nyandu banget sama drakor, tapi sekarang lebih doyan Netflix deh kayaknya. Duh, bukan nonton ini intinya. Intinya mau kembali ke hobi yang lama lagi, bisa khatam banyak buku dalam setahun. Sekarang sih satu aja bisa kelar sampe halaman akhir dah acung jempol.

10. Meet Many New Friends

Pindah ke negara baru pastinya lingkungan juga asing dan mesti cari teman main baru lagi. Kami tipe yang senang bergaul dan tentu bakalan senang banget kalo diterima di lingkungan pergaulan sana. Mendapatkan teman baru yang bisa jadi tempat curcol apa saja di negara asing itu seperti sesuatu sekali.

Lumayan banyak ya resolusi kami di tahun ini. Kalo teman-teman punya resolusi apa untuk 2021? Apa pun itu selama kita melakukan aksi konkret untuk menjadikannya nyata pasti diberikan jalannya oleh Yang Maha Kuasa.

Two girls with big dreams.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *