Akhirnya bisa nonton lagi di biokop
Joy

Akhirnya Lepas Rindu Nonton di Bioskop

Tujuh bulan lamanya bioskop tanah air tidak boleh beroprasi. Sepertiku, kalian yang penikmat film layar lebar mesti sangat merindukan suasana bioskop. Nonton Netflix di rumah tidak akan pernah sama rasanya dengan menikmati film di bioskop.

Juli lalu juga beredar kabar biokop akan buka kembali, aku tidak tahu dengan kota lainnya, tapi di kotaku Sabtu (22/10) adalah hari perdana bioskop buka dan cuma di Opi Mall satu-satunya biokop yang beroperasi kembali.

Bila kuamati, rasa paranoid kita pada covid-19 juga sudah berangsur pudar seiring intensitas kita yang semakin berani untuk beraktifitas di luar rumah. Mungkin ada banyak juga yang mengurungkan niatnya untuk mencari hiburan di luar rumah karena masih diliputi perasaan khawatir dengan tranmisi covid-19 yang kata WHO bisa menyebar melalui udara pada ruangan tertutup.

Khawatir sih ada, cuma aku pribadi perasaan kangennya itu  lebih berat ketimbang rasa takutnya. Jadi yang awalnya niatan datang cuma membuktikan kebenaran apa benar biokop buka, eh malah tanpa ragu langsung nyobain perdana nonton di Cinema XXI setelah sekian purnama berlalu. Kondisi yang sepi dan tertib tanpa ada kerumunan yang membuatku tanpa pikir panjang langsung yes why not?

Barcode memasuki XXI

Pasti ada perasaan berbeda karena kita harus ini itu mengikuti penerapan protokol kesehatan yang cukup ketat dari pihak bioskop. Dari pintu masuk kita wajib melakukan pemindaian barcode untuk mengisi data diri. Langkah ini dilakukan untuk antisipasi mempermudah pelacakan kontak transmisi jikalau ditemukan kasus. Kemudian pengecekan suhu dan handsanitizer.

Memasuki auditorium bioskop juga ngantrinya mesti berjarak. Lebih nyaman kalau kamu beli tiket online aja, tinggal cetak sendiri karcisnya. Berhubung ini spontanitas dan tidak direncanakan mau nonton apa, alhasil aku random aja ngasal nunjuk judul film yang nggak perlu nunggu waktu tayang dan aku milih nonton Line Of Duty. Ntar reviewnya menusul ya, segera kurampungkan.

Aku memutuskan tidak membeli cemilan karena perut yang masih kenyang. Jadi kami bergegas menuju teater 5 dan dipintu masuknya disambut mbak berbaju hitam yang memegang keranjang kecil. Dia menginstruksikan untuk menyobek karcisnya sendiri dan memasukkan sobekan itu ke dalam keranjang di tangannya.

Dalam teater pun hanya ada dua baris atas yang terisi. Itu pun dengan duduk yang berjarak satu kursi kosong, artinya hanya boleh berisi setengah dari kapasitas. Sepanjang penanyangan film kita tidak diperkenankan untuk melepaskan masker. Berulang kali mbak-mbak tadi masuk di tengah film untuk menegur penonton yang bandel.

Kesanku dari pembukaan perdana ini ya agak sedikit aneh ya karena kita mesti patuhi aturan. Tapi senang banget akhinya terobati rasa kangen kehebohan nobar di bioskop. Dan untunglah film yang kupilih tidak salah, aku mendapatkan kembali vibe keseruan nonton film laga di bioskop.

Bagiku nggak ada yang bisa jamin semua tempat itu aman dan steril. Kalau aku yang utama sih lakuin protokol untuk diri sendiri dan  selalu hindari area kerumunan. Kalau kamu gimana, masih ragu mau nonton ke bisokop?

4 Comments

  • Icha Afriza

    wah enak dong kak udah mulai beroperasi lagi bioskopnya. Di Makassar masih belum dan pada akhirnya gak pernah update film-film barat terbaru, terakhir nonton itupun hasil nanya ke teman dan nontonnya pake ponsel wkwkwkwk. Ditunggu review film nya ya kak

    • Navia Yu

      Hahaha bener juga ada hutang mo review film aku. Maap kelupaan. Di sini sekarang dah pada buka deh bioskop dan situasi udah kayak berakhir aja gitu pandeminya. Malmingan rame dan mall-mall juga banyak pengunjungnya.

  • Dian

    Waa seru dong. kalo di Pekanbaru ga tau gimana kabarnya soalnya udh balek ke kampung dan belajar dari rumah kalo mau nonton film baru cuma bisa ngandalin aplikasi di hp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *