About

Betapa Mudahnya Mulai Nge-blog!

Welcome Fellas!

HOLA HOLA HAI…

 
Apa kabar kalian hari ini?
 
Pepatah berkata, tak kenal maka tak sayang, tak sayang akhirnya tak cinta. Maka izinkan kami sedikit meracau mengenai siapa diri ini.
Illustration: law-justice.co
Kami gadis pemimpi penyuka fantasi, orangnya ramah dan baik hati, senyuman kami manis sampai meluluhkan nurani, tapi tubuh jangan diharap sexi, yang penting kepala cukup berisi, gak suka main bola voli, sukanya jajan gulali, kadang sering lupa diri, belum punya prestasi, karena dangklanya potensi, hanya punya segudang obsesi, deselubingi kekuatan imajinasi, jadinya anti basa-basi, inginnya cuma dicintai.
 
Oke, fokus!
 
Sebenarnya, sudah pengen nge-blog sejak ratusan purnama lalu. Cuma emang kalo gak niat buat nyempetin, ya alhasil sebatas wacana belaka. Bisa jadi rantaian alibi yang biasa dijadikan alasan. Yang utama sih sebuah dalih pengen mempercantik tampilan blog biar kalian betah lama-lama mampirnya. Eh, taunya malah terbengkalai. Ditambah lagi, repotnya hidup jadi amphibi yang berjalan di dua alam sekaligus, pas nyampe rumah bawaannya langsung tepar di kasur. Fix, semakin lumutan lah blog ini.
 
Mana mungkin rela mengalmarhumkan blog pertama ini. Oleh sebab itu lah, postingan perdana hadir di hadapan kalian. Dan baru tersadar, kalau blog yang bagus itu lebih dinilai dari konten yang dimuat, urusan tampilan bisa nomor sekian.

Serius, aslinya tuh buat mulai nge-blog segampang itu doank.

Baiklah, memang benar hal pertama seringnya tidaklah mudah. Seperti halnya menulis, kelihatannya cuma sepele tapi untuk pemula ini perkara yang lumayan menguras otak. Karena kita seolah mengaduk-aduk kosakata, menyesuaikan pemilihan diksi atau padanan kata dalam isi kepala untuk dimuntahkan agar ‘nyaman’ dimata. Dari sini juga kita bisa mengukur seberapa baik penggunaan bahasa dan sebanyak apa perbendahaaran kata yang kita arsipin di kepala.

Namun, kalau baperan yang demen minder mulu dengan hasil tulisan sendiri kapan mau berkembangnya. Solusinya, mending pake jalan tengah, learning by doing. Jadi, seiring frekuesi hal yang kita lakuin bertambah, koreksi bisa mengiringi dan setelahnya udah bisa auto pilot mode on. Iya, nyesel juga kenapa setua ini baru nyebur di dunia blogging. Pendingnya kelamaan, kebanyakan plitat-plitut kan ya? Please, jangan ditiru.
 
Well, buat adik-adik tercinta yang dirasa gatel banget gitu sampe geregetan pengen nulis, just do it! Usah ada pertimbangan gak mutu. Mulai dari mana aja bisa.

Intinya, take your first action!

Illustration: Author’s Gallery

Sadar diri, kok. Tulisannya masih terasa kaku. Mohon dimaklumi karena ini adalah postingan pertama jadi gak tahu kenapa tulisannya jadi ‘bikin males’ kayak gini. Ehm, untung gak sampe bikin mules, deh ya. Dibilang formal kayaknya gak sampe, dikata tulisan nyantai juga jauh. Halah, malah jadi gak jelas gini.
 
Kedepannya kami berjanji nih, untuk terus belajar menyajikan tulisan yang lebih luwes dan enak dibaca. Semoga kalian juga jadi pembaca yang proaktif membantu kami belajar membuat tulisan yang ‘seru’ ya, dengan berikan feedback berupa kritik serta masukannya. Jangan sungkan ya, fellas.
 
 
Salam kenal ya…

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *