Books,  Review

Book Review: ‘Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat’ – Mark Manson

5 Kalimat Menarik dari Buku “Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat”

Illustration: Author’s Gallery


Penulis              : Mark Manson


Penerjemah     : F. Wicaksono

Penerbit           : Grasindo

Tahun Terbit  : 2019 (Cetakan XX)

Genre               : Buku Pengembangan Diri
 
Halaman         : 224 Halaman

Harga              : Rp. 73.500,-
Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat atau The subtle Art of Not Giving a F*ck: A Counterintuitive Approach to Living a Good Life adalah buku pertamanya Mark Manson yang merupakan seorang bloger kenamaan dengan berjuta-juta pembaca. Ia tinggal di New York. Pada Januari 2019, lebih dari tiga juta salinan buku telah terjual.
Jika kalian pergi ke Gramedia dan melihat ke deretan Buku Best Steller, aku sangat merekomendasikan kalian untuk membeli buku ini. Kenapa? Karena setelah membaca buku yang sangat fenomenal dengan judulnya ini barhasil membuat hidupku berasa lebih enjoy. Ada saatnya kita memang harus benar-benar tidak perduli apa yang dibicarakan orang tentang kita!

Hidup kita adalah kita bukan orang lain..

Walau membaca 224 halaman selama berbulan-bulan, menurutku buku ini sangat bagus dan wajib dibaca untuk semua orang.
Aku menemukan beberapa kalimat yang menarik untuk di bahas. Menurutku, bukan hanya sebuah kalimat, tetapi memiliki makna yang dalam untuk membuat hidup menjadi lebih baik lagi. Ayo kita mulai!

“Keterbukaan untuk mengakui kesalahan harus ada terlebih dahulu jika anda menginginkan perubahan atau pertumbuhan.”

Siapa yang tidak pernah melakukan kesalahan selama hidup di dunia? Tidak ada. Semua orang pernah melakukan kesalahan. Siapa pun itu pasti pernah melakukan kesalahan. Kita selalu mencari siapa yang salah daripada mencari cara untuk menyelesaikan masalah. Dan semua orang terlalu gengsi untuk mengakui kesalahanya dan meminta maaf. Aku tidak tahu kenapa.
Tetapi, jika kalian menginginkan perubahan atau pertumbuhan tidak ada salahnya mengakui kesalahan yang kita buat dan memperbaikinya. Percayalah. Melakukan kesalahan tidak berarti kalian buruk.

“Banyak orang enggan bertanggung jawab atas permasalahan mereka karena mereka percaya bahwa mengambil tanggungjawab terhadap suatu masalah sama dengan menjadi pihak yang di persalahkan atas masalah anda.”

Ada banyak orang yang ingin melarikan diri dari masalah. Mereka ingin memiliki hidup tanpa masalah dan menyalahkan orang lain atas apa yang telah terjadi. Tidak banyak orang yang berani mengambil tanggungjawab atas masalah yang dia buat sendiri. Bukankah hidup adalah masalah? Lantas, kenapa kita harus takut? Semesta sudah mempersiapkan banyak masalah untuk kita bahkan sebelum kita lahir.

“Intinya adalah, kita selalu menjatuhkan pilihan, entah kita sadari atau tidak. Selalu!”

Aku pernah mendengar kata hidup adalah pilihan. Jadi, selama kalian hidup kalian akan memilih. termasuk memilih jalan hidup kalian sendiri. Kalian berhak sepenuhnya atas hidup kalian bukan orang lain.

“Orang-orang yang jahat tidak akan percaya bahwa kalau mereka jahat, melainkan percaya kalau orang lainlah yang jahat.”

Kalimat di atas cukup menarik. orang yang jahat tidak pernah berpikir bahwa dia jahat. Jelas, karena jika setiap orang mengakui kejahatannya negara kita akan aman dan seluruh penjara akan penuh. Orang yang berbuat jahat menyalahkan orang lain atas kejahatan yang dia buat. Sebab, setiap orang merasa jika dirinya lebih baik dari orang lain.

“Banyak orang teramat terobsesi untuk dapat memiliki hidup yang benar sampai-sampai mereka sesungguhnya tidak benar-benar menjadi hidup itu sendiri.”

Semua orang ingin menjalani hidup dengan sempurna. Mendapatkan pekerjaan yang bagus, hidup sehat, pacar setia, bahagia dan memiliki banyak uang. Kita berusaha menjadi yang terbaik agar hidup kita menjadi sempurna tanpa pernah berpikir. Apakah ini semua benar? Apakah ini yang kita inginkan dalam hidup atau hanya ingin memperlihat ke semua orang bahwa kita memiliki hidup sempurna? Just let it be your life.
 
 
Dari banyak kalimat di dalam buku ‘Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat’, aku memilih 5 kalimat di atas yang cukup bagus untuk membuat hidup kita lebih baik lagi kedepannya. Ada banyak hal yang bisa kalian ambil dalam buku ini. Apalagi ada beberapa paparan cerita dari penulisnya sendiri. Kalian bisa mendapatkan energi positif  dan pastinya akan bersikap bodo amat!
Jadi, tertarik untuk membaca buku ini?

One Comment

  • @auqri

    Bener banget, buku ini memang bagus banget buat dibaca. Walaupun agak tebel tapi buat membacanya itu menyenangkan, setiap kata-kata yang ditulis dari awal sampai akhir itu tidak membosankan bahkan kita jadi banyak belajar dan menemukan arti hidup yang sesungguhnya dari buku ini. Terkait pengakuan kesalahan atas suatu masalah memang agak sulit bagi sebagian orang. Mereka takut disalahkan atas kesalahan yang ia perbuat, takut orang jadi tidak percaya lagi sama dia atau kesalahan yang diungkapkannya akan merusak reputasinya. Hal itu akan terus menempel pada dirinya sampai kapanpun, karena berasal dari pengalaman si A pernah gini pernah gitu jadi sulit.

    Tapi dengan tidak mengakuinya lebih dulu dan ketahuan itu lebih gawat, mengakui kesalahan itu baik agar kesalahan yang sama tidak terulang dan menjadi reminder untuk bisa berubah menjadi lebih baik lagi..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *