Monologue

Bukan Bos Tapi Bertingkah Seperti Bos

Beberapa hari yang lalu aku merasa sedikit speechless atas kejadian yang aku lihat dikantor. Bagaimana tidak mbak – mbak yang kerja dikantor ku ini bertingkah bahwa dia adalah seorang boss. Semua yang terjadi di lingkungan pekerjaan baik eksternal ataupun internal dia harus mengetahui semuanya.

Dan setelah dia mengetahui itu semua barulah nanti dia akan melaporkan kejadian itu kepada sang direktur. Disinikah muka dua mulai beraksi. Dia akan melaporkan hal itu seolah – olah Direktur membutuhkan laporannya.

Ini bukan pertama kalinya aku melihat kejadian seperti itu terjadi. Dan hampir semua orang yang tidak sengaja melakukan kesalahan pasti langsung dimarahi olehnya tidak peduli apapun jabatan orang tersebut, kecuali Direktur.

Aku sangat mengenal sosok direktur dikantor karna setiap apa yang kukerjakan aku harus melaporkannya kepada manager dan juga direktur. hampir 3 tahun bekerja aku mengetahui bahwa sifat direktur ku ini baik dan tidak terlalu suka untuk ikut campur urusan orang lain. Bahkan jika ada nasabah yang ingin bertemu dengannya pun bisa, hanya saja perlu membuat janji terlebih dahulu.

Aku tidak terlalu suka untuk memberikan laporan kepada mbak – mbak ini karna dia bukan atasanku biarpun beberapa pekerjaanku masih harus berhubungan dengannya. Karna aku tahu, dia pasti akan mengambil keputusan yang sangat berbeda dengan direktur dan manager.

Aku juga pernah mendengar ada karyawan lain yang terlambat masuk kerja dan sudah meminta izin kepada Hrd dan manager dan menurut peraturan kantor itu sudah cukup, tapi apa? dia malah berteriak memberitahu HRD bahwa harus meminta izin dengannya juga. karna, dia takut jika nanti Direktur akan bertanya kepadanya. Padahal aku yakin tidak mungkin seorang direkutr akan mengurusi hal seperti itu.

Aku yang mendengarnya hanya tertawa di dalam hati, kenapa ada orang yang seperti itu? bertingkah seperti seorang boss padahal hanya karyawan biasa seperti kami dan yang membedakan hanya saja dia sudah memiliki kepercayaan dan cukup dekat dengan Direktur. Jadilah dia bertingkah seperti itu. karna dia sudah bekerja hampir 10 tahun diperusahaan.

Aku hanya berbicara secara fakta dan tidak mengada – ada. Aku juga tidak ingin menjelekan orang lain. Tapi ternyata menurutku cerita ku ini sudah menjadi hukum alam. dimana di setiap lingkungan pekerjaan pasti memiliki cerita yang sama. Karna, temanku yang bekerja diperusahaan lain juga pernah bercerita hal yang sama seperti ini dan itu benar – benar menjengkelkan.

Sisi lain yang bisa aku contoh dari mbak ini yaitu kejujurannya saat bekerja. i mean, dia bekerja sesuai prosedur dan tidak pernah korupsi ataupun menyimpang dari hal – hal lain. Jadi wajar saja dia cukup dipercaya dengan Manager dan Direktur.

Aku juga sudah bekerja dengan baik dan jujur tapi masih saja ada yang kurang, kenapa? karna aku tidak pandai untuk menjadi muka dua dan mencari perhatian. Jadilah jabatan dan gaji tidak pernah bertambah. hanya job desc yang selalu bertambah.

Kalian sendiri bagaimana? apakah memiliki orang yang sama dengan ceritaku? Let me know ya!

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *