Detox mental dari TikTok
Monologue

Bye TikTok!

Dalam beberapa bulan ini aku sangat bersyukur mental health-ku sudah kembali normal seperti dulu lagi. Aku tidak tahu apa penyebabnya tapi dalam beberapa bulan terakhir ini aku benar-benar mengalami masalah kesehatan mental yang tidak pernah kurasakan dan sesungguhnya itu sangat menggangguku.

Ini adalah pengalaman pertama dalam hidupku mengalami mental illness. Sepertinya yang ku alami terdengar simple, tapi sejujurnya aku sangat frustasi akan itu semua. Aku menjadi begitu sensitif dan mudah menangis karna hal-hal yang ada di TikTok.

Aku merasa semua ini terjadi setelah aku mendowload dan menggunakan TikTok. Well, karena dalam satu hari aku bisa menghabiskan waktu sekitar 4 hingga 5 jam menonton video-video TikTok. Aku tidak ikut membuat konten TikTok hanya setia menjadi penonton.

Aku benar-benar merasa ada yang salah ketika aku tidak membuka TikTok dalam sehari atau beberapa jam. Aku merasa, aku sudah benar-benar kecanduan dibuatnya. Biarpun video-video yang aku nonton di TikTok sebenarnya bagus dan mengedukasi tapi tetap saja itu menurutku salah.

My mental health berubah kacau dan aku sangat mudah sekali menangis dan ketika ingin tidur setelah scroll TikTok berjam-jam aku menjadi lebih overthinking dan alhasil berakhir dengan menangisi hal-hal yang terjadi di masa laluku dan tidak bisa move on dibuatnya.

Jujur saja, ada banyak hal baik yang aku dapatkan ketika menghabiskan waktuku menonton video TikTok tapi di saat yang bersamaan juga bisa membuat mentalku down meskipun video yang kutonton biasanya video motivasi dan juga masak-memasak.

Tapi, akhirnya aku memutuskan untuk detox dan tidak menggunakan TikTok. Sejak Januari aku sudah uninstall aplikasi tersebut. Hal pertama yang kurasakan adalah aku bingung karena biasanya aku selalu bersama HP-ku dan bermain TikTok berjam-jam.

Jadi aku mencoba hal baru yaitu menulis dan juga menonton film, serta aku juga menggunakan waktuku untuk workout di rumah selama sekitar 15 menit. Aku harus mengalihkan semua kecanduan itu dengan panduan kunci sehat yang ditulis Naviayu agar tidak kembali kepada TikTok.

Hasilnya, sampai dengan saat ini aku tidak kecanduan lagi untuk membuka TikTok dan percaya atau tidak, aku tidur dengan cepat dan mengantuk. Aku rasa jam tidurku sudah kembali normal lagi.

Aku juga tidak merasakan sensitif atau pun mudah menangis dan pastinya aku tidak lagi overthinking. Aku merasa hidupku lebih rilex dan lebih enjoy lagi. Aku rasa keputusanku untuk berhenti menggunakan TikTok sangatlah tepat dan benar-benar membantuku menormalkan kesehatanku kembali.

Ini adalah benar-benar pengalaman nyata yang aku alami sendiri, bukan dibuat-buat. Aku hanya ingin berbari cerita dan untuk siapapun yang mungkin sedang mengalaminya semoga artikel ini membantu dan kalian bisa cepat pulih! Karena your mental health is important.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *