Joy

Cara Dapat Teman Online Dari Luar Negeri

Pertama kali aku mengetahui aplikasi ini dari hasil tanya sama google. Aku cuma iseng aja mencari aplikasi untuk belajar bahasa asing dan cari teman baru. Rekomendasi yang muncul pastinya banyak. Tapi pilihanku jatuh pada aplikasi Tandem.

Apa itu Tandem?

Tandem: Language Exchange (selanjutnya akan disebut dengan Tandem) adalalah aplikasi mobile yang dikembangkan oleh Tripod Technology GmbH dengan tujuan untuk memudahkan orang-orang dalam mempelajari bahasa baru dengan mudah dan tanpa biaya sepersen pun. Aplikasi ini juga akan menemukan kita dengan banyak orang dari seluruh dunia. Kalian tinggal memilih ingin belajar bahasa apa dan akan bertemu native dibahasa tersebut. Aplikasi ini bisa kamu dapatkan di playstore atau apple store ya.

Belajar dari penutur asli langsung

Fitur dalam aplikasi ini juga sangat mendukung kita untuk belajar. Mulai dari berkirim pesan teks dan dapat dikoreksi oleh si native yang efektif buat menulis dengan benar, lalu ada voice note dan voice call juga yang melatih kita untuk berbicara dengan lancar. Makanya seru juga untuk belajar bahasa inggris dan beberapa bahasa lain yang kalian minati.

Manfaatin Pas Lagi Travelling

Kalian juga bisa menggunakan aplikasi ini saat ingin pergi traveling. Bisa sedikit menambah kosa kata negera tujuan atau bertanya bagaimana kultur di sana ataupun tempat wisata yang harus didatangi saat pergi ke negara tersebut. Kepoin banyak hal mengenai kondisi negara yang kamu kunjungi langsung dari penduduk lokal kan bakalan bermanfaat bener.

Jalin Pertemanan

Pengalamanku sendiri sangat menarik. Aku nggak nyangka bisa berkenalan langsung dengan orang Jepang dari aplikasi ini. Kebetulan dia saat itu ingin mengunjungi Indonesia dan datang ke kotaku minta ditemenin. Agak heran sih padahal kotaku ini sama sekali tidak turistik. Akhirnya, aku bersedia jadi gouide dia untuk melihat-lihat kotaku ini dan hangout bersamanya dalam beberapa hari sebisaku.

Teman baruku ini namanya Takahiro, aku memanggilnya Taka. Dia berasal dari Osaka dan tinggal di sana. Untungnya kami juga sebaya jadi lebih mudah akrab dan tidak merasa canggung saat pertama kali bertemu. Kotaku – Palembang adalah kota terakhir yang dikunjunginya sebelum kembali pulang ke Osaka. Kunjungan dia ke Indonesia juga bukan hanya dalam rangka liburan semata, tapi untuk mengecek pekerjaannya yang sedang berlangsung di Lombok.

Taka ini bekerja sebagai web writer untuk beberapa perusahaan berita online di negeri sakura, sudah kurang lebih selama 2 tahun dimulai setelah dia baru lulus kuliah. Katanya dia juga harus belajar dengan seniornya agar bisa menjadi penulis agar beritanya dibaca oleh banyak orang. Kerena semakin banyak orang yang membaca berita yang dia buat, semakin besar pula bayaran yang dia terima. Duh, keren banget kan dia ini! Enak banget kerja tapi bisa sambil jalan-jalan.

Souvenir dari Jepang berupa sapu tangan
Meet Up Teman Baru

Hari pertama Taka tiba, kami menikmati makan malam bersama. Aku mengajaknya makan ke tempat yang cukup terkenal di kotaku. Dia bilang makanan Indonesia sangat enak dan rasanya sangat cocok di lidahnya. Sembari makan kami bercerita banyak hal, mulai dari bahasa, budaya, kebiasaan orang jepang dan tingkat kedispinan orang jepang yang patut dicontoh. Taka juga bilang bahwa dia sangat ingin bisa tinggal di Indonesia suatu saat nanti. Menurutnya orang-orang kita begitu ramah dan baik sangat berbeda dari negara lain.

Selesai makan, kami malah sempat didatangi seorang wanita paruh baya yang ternyata bekerja di pemerintahan pariwisata Palembang. Dia tidak sengaja mendengar percakapanku dan Taka menggunakan bahasa Inggris, jadilah ibu itu penasaran dan bertanya tentang Taka. Dia juga menawarkan untuk datang ke kantornya dan akan dengan senang hati menceritakan sejarah Kerajaan Sriwijaya. Sebelum berpamitan si ibu tidak lupa meminta foto bersama dengan Taka. Nah, terbukti bukan kalau orang Indonesia memang sangat ramah sama turis asing.

Dinner bersama teman baru
Pemandu Dadakan

Keesokan harinya, aku dan Taka pergi ke beberapa tempat yang menarik di Palembang. Tidak Lupa, dia asik banget ngambil beberapa gambar untuk keperluan pekerjaaannya. Sementara aku mendapatkan banyak hal baru tentang budaya Jepang yang cukup menarik. Aku pun juga aku membagi fakta unik tentang kebiasaan orang Palembang yang jelas sangat berbeda dengan negaranya.

Menunggangi kuda untuk pertama kalinya
Belajar cara Memanah

Tidak lupa aku mengajak Taka mencicipi kuliner khas Palembang. Hal yang wajib kalian coba saat berkunjung ke Palembang adalah makan Pempek dan berbagai variannya! Tidak afdol bila berkunjung ke kotaku tanpa mencoba makanan ini. ada banyak toko pempek diPalembang. Aku mengajaknya ke toko Pempek yang cukup terkenal di Palembang. Setelah mencicipinya, teman baruku ini sangat menyukainya. Dia bilang rasanya sangat enak, bahkan ingin membawanya untuk buah tangan pulang ke Jepang. Namun, aku tidak menyarankannya karena mungkin makanan ini tidak akan tahan.

Makan Pempek dan Es Kacang Merah

Puas berkeliling kota Palembang dan belajar banyak hal baru, akhinya it’s time to say good bye. Taka harus pulang ke Jepang dan kembali bekerja. Biarpun pertemuan kami singkat, tapi itu benar-benar pengalaman yang menyenangkan bisa berbagi dan bercerita banyak hal dengan teman baru.

Bukan Kali Pertama

Bisa mendapatkan teman baru dari luar negeri buatku bukan pengalaman baru lagi. Aku juga pernah bertemu dengan teman baru melalui couchsurfing yang pastinya setiap pertemuan memiliki pelajaran hidup yang sangat bermakna. Gak perlu khawatir kalau berpelesir ke negara orang karena aku yakin bakal ketemu kawan baru di sana.

Memperluas Jaringan Pertemanan

Beberapa bulan kemudian, ada temanku dari Singapore yang ingin pergi ke Jepang dan kebetulan Osaka masuk dalam tujuan mereka. Aku menyarankan mereka untuk bertemu Taka. Lalu aku memberi tahu Taka tentang mereka dan dia pun menyambut kabar tersebut dengan gembira. Aku memberikan kontak temanku kepada Taka agar mereka lebih mudah untuk berkomunikasi. Alhasil, mereka menghabiskan waktu selama 4 hari bersama. Sekarang temanku menjadi teman Taka juga.

Mereka senang-senang saat di Jepang

Sampai saat ini aku dan Taka tetap saling bertukar kabar. Kami cukup sering berkomunikasi dengan berkirim pesan menanyakan berbagai hal. Dia juga selalu menawarkanku bila kapan saja berkunjung ke Jepang dia siap dengan senang hati menjadi pemanduku di sana. Semoga saja Allah memberikan kelebihan rezeki agar aku dapat segera berkunjung ke Jepang.

Bagaimana, menarik bukan? Bertemu teman online dari negara lain di dunia nyata dan menjadi teman dekat. Media sosial media sangat hebat jika kita gunakan untuk hal positif dan berfaedah. Plus bakalan dapat pengalaman baru yang akan menambah wawasan kita menjadi semakin luas. Sensasi menyenangkan ini yang kunikmati bila bertemu kawan baru dari negara lain. Sensasinya tuh bikin nagih. Rasanya aku ingin memiliki banyak teman dari seluruh belahan bumi. Walaupun tidak semua orang bisa kita jadikan kawan. Tapi, kalian pastinya punya preferensi sendiri buat memfilternya. Jadi jangan takut bertemu orang baru.

Sekarang apa kalian tertarik mulai mencari teman online?

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *