Monologue

Finally! I Quit

Setelah mengetahui pada awal bulan Agustus lalu bahwa aku hanya dikontrak cuma 2 bulan di perusahaan ini. Ntah apa yang aku rasakan saat itu, tapi itu benar-benar momen yang sangat pas. I always remember I have a plan, but God also have a plan for me.

Finally! I Quit, Aku akan berhenti sejenak untuk bekerja di perusahaan manapun dan menjadi mbak-mbak karyawan kantoran. Dengan wajah yang ceria dan senyum manis aku dengan tenang menjelaskan kepada manager bahwa aku ingin stop untuk bekerja diperusahaan ini dan tidak ingin melanjutkan kontrakku lagi.

Manager yang mengetahui hal itu cukup kaget, hampir 3 tahun aku menghabiskan waktu untuk bekerja di perusahaan ini dan itu bukanlah waktu yang sebentar. Di saat ada banyaknya orang lain yang membutuhkan pekerjaan tetapi aku malah ingin stop bekerja dan mencoba hal lain.

Apalagi aku juga sudah merasakan gimana suka duka jadi karyawan kantoran dan khatam gimana nasib pegawai kontrak yang mana artinya aku ingin benar-benar ingin istrirahat dulu sejenak dari kegiatan kantoran. Mungkin dalam 3 atau 4 tahun lagi tidak masalah untuk kembali menjadi pegawai kantoran but enough for now.

Keesokannya harinya, managerku masih bertanya kepadaku apakah aku benar-benar ingin keluar? Bagaimana jika kontrakku dilanjutkan lagi? aku yang mendengarkan itu tertawa sinis di balik maskerku. Bagaimana bisa?

Dia mengatakan jika masih membutuhkanku dan menginginkanku untuk tetap lanjut bekerja di situ. Lah, lantas jika masih membutuhkanku kenapa cuma diperpanjang 2 bulan kontrakku? Itu yang membuatku sebenarnya sedikit tersinggung.

Akhirnya, aku tetap menjelaskan bahwa keputusanku sudah tidak bisa diubah lagi dan akhirnya aku juga tidak lupa untuk menuliskan surat pernyataan terima kasih kepada perusahaan agar semakin jelas bahwa aku sangat serius tidak ingin dilanjutkan kontraknya.

Aku ingin mewujudkan mimpiku yang sudah tertunda hampir satu tahun karna covid ini. Jadilah aku tidak sabar akan hal itu. Mimpiku sudah ada di depan mata dan aku berharap akan segera mewujudkannya.

Setelah memberikan surat tersebut aku benar-benar merasa senang dan beban yang aku pikul selama ini sedikit berkurang. Hanya saja aku harus masih bekerja sampai dengan tanggal 30 September 2021 di perusahaan ini. Artinya, ini akan menjadi bulan terakhirku bekerja.

Jujur saja, aku sudah benar-benar malas untuk pergi ke kantor dan menyelesaikan pekerjaanku sebelum serah terima dengan admin lain yang akan menggantikanku. Sebisa mungkin aku memotivasi diriku untuk tetap semangat karna aku akan segera keluar tetapi tetap saja tidak bisa.

Jadilah waktu di kantor pun benar-benar terasa sangat lama dan aku merasa bahwa bulan September ini terasa sangat panjang. Tapi, bagaimana pun itu aku harus tetap menyelesaikannya karna sudah menjadi tanggung jawabku.

Aku hanya tidak percaya, akhirnya aku akan berhenti bekerja di perusahaan ini dan itu adalah hal yang kutunggu selama ini! I can say I’m trully happy!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *