Online Learning vs. Offline Study
Joy

Kursus Online Vs. Offline

Salut! Comment vas-tu? Beberapa minggu-minggu ini aku sudah tidak asing mendengar kalimat yang menanyakan kabar orang lain dalam Bahasa Perancis. Pasalnya sekarang aku mengikut kursus online belajar Bahasa Perancis. Aku membutuhkannya biar aku bisa bicara ataupun menulis dan membaca dalam bahasa Perancis untuk alasan tersendiri.

Padahal bulan Januari lalu, sebelum pandemi, aku juga telah mengikuti kelas Bahasa Inggris biar aku lebih lancar speaking dalam bahasa Inggris. Tapi, dikarenakan Covid-19 aku memutuskan tidak melanjutkan kelas level berikutnya karena mereka mengalihkannya jadi kelas online yang menurutku jadi kurang menarik.

Ada beberapa perbedaan yang aku temukan saat mengikuti kelas online maupun kelas offline. Sejujurnya kelas offline tetap lebih menarik dibandingkan dengan kelas online. Berikut ini alasannya.

Komunikasi Pasif

Sebenarnya saat kelas online kita juga bisa kok memiliki komunikasi yang baik. tapi ada beberapa faktor yang menjadi penghalang, mulai dari koneksti internet yang labil dan juga mesti dipastikan bahwa kamu tidak memotong orang lain yang sedang berbicara karena jika itu terjadi akan membuat keributan.

Sekelas Tidak Saling Mengenal

Dalam kelas online Bahasa Perancis ini jumlah murid sangat sedikit, hanya ada 5 orang, tetapi ada 2 orang yang pindah waktu belajarnya. Alhasil, tersisa hanya ada 3 murid dan 1 guru yang mengajari kami.

Sebenarnya juga enak kelas online, belajar bisa lebih konsentrasi lagi, hanya saja kami tidak pernah say hello satu sama lain. Dan itu membuatku agak kurang nyaman, kami jadi tidak saling mengenal satu sama lain padahal kami face to face satu sama lain via zoom.

Hanya Duduk dan Mendengarkan

Kelas ini sendiri memakan waktu 1 jam 30 menit yang artinya kamu harus duduk diam dengan gadjet yang kamu gunakan dan cukup mendengarkan. Guru juga menjelaskan tanpa papan tulis, hanya di note yang tersedia.

Belajar online dari rumah emang bakal lebih rileks makanya suasana kelas jadi sangat tidak berasa. Enaknya, jika kamu tidak mengerti kamu bisa langsung bertanya tanpa malu dan guru akan menjelaskannya lagi.

Well, ini adalah pengalaman pertamaku mengikuti kursus online karna dari dulu aku selalu mengikuti kelas offline. Menurutku kelas offline masih jauh lebih seru dan menarik daripada kelas online. Namun, pada saat pandemi seperti ini tentu saja kelas online jauh lebih aman karena kita tidak dibolehkan berada berkerumun di satu ruangan.

Kalian sendiri bagaimana, apakah pernah mengikuti kelas online? Ayo share di komen bawah ya. Merci!

4 Comments

  • Maria

    Sebagai guru yang (dengan terpaksa) harus go online juga, menurutku lebih baik kelas offline daripada kelas online hehee. Soalnya, aktivitias kelas online itu monoton banget sih 🙁 misalnya aja, aku udah usaha untuk nyiapin game2 buat siswa, tetap aja nggak semua bisa ngikuti karena keterbatasan perangkat siswa/internet sendiri. Alhasil ya gitu-gitu aja jadinya hihihi, gurunya lelah, siswanya bosan! Yah, tantangan sih buat guru dan siswa.

    • Ichaasa

      Bener mbak mbak!! Jadi nggak asik banget ya. Jadi bener bener kangen belajar dikelas dan suasana kelas. Duh, semoga tahun depan kita semua sudah bisa mulai lagi belajar offline dan pergi kesekolah. Amiin

  • ainun

    sebagai anak yang demen ikutan les dari waktu SD sampe kuliah, seringnya ikutan kelas offline
    enaknya kalau offline tentu saja bisa guyon sama temen sekelas, kenal sama anak kelas lain juga, biasanya di bimbel kan ada banyak kelas. jadi punya banyak temen dari sekolahan sekabupaten
    sejak corona ini, palingan aku ikutan kursus SEO aja, terus ikut webinar kepelatihan apapun itu, tapi ya banyak peserta juga, jadi kurang private memang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *