Control Z Series
Review,  Series

Mexican Series Review – Control Z (2020)

Satu lagi serial remaja besutan Netflix bergenre drama misteri. Control Z berjumlah delapan episode yang mana episode pertamanya dirilis pada tanggal 22 Mei 2020. Diperankan oleh aktris cantik, Ana Valeria Becerril sebagai tokoh utamanya, Sofia.

Hal pertama yang langsung memikat mata saat mulai nonton ini adalah visual efek yang epik bener. Serial ini serius banget buat aku terperangah with screen floats on their phones showing all they are seeing yang jelas patut dipuji. Buatku ini berhasil nyampein pesan masa kini kayak they are just into their phone all the times.

“Everyone has secrets they don’t talk about.”

Control Z berkisah tentang Sofia yang nantinya bersama si anak baru, Javier (Michael Ronda) akan berusaha mengungkap siapa hacker di balik kehebohan yang terjadi di sekolahnya. Seseorang misterius yang telah meretas wifi sekolah memiliki akses ke seluruh smartphone siswa dan menyebarkan rahasia mereka ke seluruh penjuru sekolah. Tak hanya itu, si hacker juga memprovokasi para korban agar menuruti kehendaknya demi mencapai tujuannya.

Who is the hacker in Control Z is the big question. Mungkin cuma Sofia yang mampu pecahkan misteri ini. Sofia ini digambarkan sebagai murid pintar yang nggak populer dan malah dianggap freak karena pernah masuk rumah sakit jiwa lantaran mentalnya terganggu akibat kepergian ayahnya.

Namun, yang nggak diketahui semua orang  adalah kalau Sofia adalah pengamat yang hebat. Matanya tajem banget dengan mudah notices small details about everyone. Yup, ceritanya emang ala-ala Sherlock gitu yang sebenarnya ringan banget, malah jauh dari kesan dark.

Nyelediki rumah si terduga

Awalnya kukira judul itu mengacu ke shortcut untuk Undo pada Windows. But, the fact is all about gen Z addicted to social media posts. Konflik lain yang diangkat ialah seputar kehidupan remaja, friendship, bullying, love, LGBT issue, parenting and course the internet security. Semuanya bakal kayak melebur dan asyik banget diikutin dengan durasi yang cuma sekitar 40 menitan aja. It was going really nice. I think each episode just gets better and better and make you watch until the end.

Mendekati akhir bakal dikasih lihat satu episode yang beberin kebenaran tentang misteri serial ini. Alasan si hacker ngelakuin ini dan gimana dia bisa mengatur semua rencananya. Yang bikin aku speechless itu adalah alasan dia. Ya, nggak habis pikir aja, tega gitu bikin seantero sekolah chaos.

Twist udah ciamik nih, hanya saja pas eksekusi klimaksnya kurang ngena untukku. There could have been many better climax than this. Episode terakhir malah ngerusak penilaianku yang udah terhipnotis sedari awal. Kurang memuaskan deh penutup dari Season pertamanya ini.

Yang agak ngeganggu lainnya itu plot holes yang juga lumayan banyak. Tapi ya, nggak terlalu pengaruh koq dengan inti cerita, jadi bisa termaafkan bagiku. Buktinya, I binged it in a day and I couldn’t stop! Mungkin plot holes itu bakalan dijawab di next season. Also I wish Raul and Sofia don’t be apart. They both look so good and perfect together. Honestly, I enjoyed it because of him.

Raul and Sofia
Raul dan Sofia

So, buat kamu para penikmat film detektif, serial ini jangan sampai dilewatkan. Karena kamu akan dibuat semakin penasaran di setiap episodenya. I leave it to you to find out who the hacker really is.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *