raya_and_the_last_dragon_2021
Movies,  Review

Movie Review – Raya and The Last Dragon (2021)

Disney kembali menggarap animasi yang kental dengan nilai kedaerahan dalam film Raya and the Lat Dragon. Demi menyuguhkan suasana Asia Tenggara yang kuat di Kumandra, tim Raya and the Last Dragon menjelajah berbagai negara di kawasan tersebut, termasuk Indonesia.

Film yang disutradarai oleh Don Hall dan Carlos López Estrada dengan penulis naskah Adele Lim dan Qui Nguyen, dalam proses riset tersebut, tim Raya and the Last Dragon juga melibatkan sejumlah ahli di negara masing-masing untuk memberikan wawasan budaya dan adat setempat, seperti antropolog, arsitek, linguis, penari, dan pemain musik tradisional.

Raya merupakan seorang perempuan pejuang yang tinggal di negeri fantasi bernama Kumandara, di mana naga hidup damai berdampingan dengan manusia. Namun suatu ketika, muncul sesosok monster jahat menyerang Kumandara dan memburu para penduduk. Demi menyelamatkan seluruh penduduk Kumandara dari monster jahat, para naga mengorbankan diri.

Ternyata, ada satu naga terakhir yang masih hidup untuk berjaga jika kekuatan jahat kembali datang di masa depan, ia bernama Sisu. Menurut legenda, Sisu merupakan naga air yang bisa berubah wujud menjadi manusia. Bertahun-tahun setelah kejadian tersebut, Kumandara kembali menghadapi masalah, para penduduknya terbelah menjadi beberapa golongan dan tidak harmonis. Raya, yang bertugas sebagai penjaga Dragon Gem, berusaha mengembalikan kedamaian Kumandara dengan bantuan Sisu.

Ia pun memulai perjalanan untuk menemukan sang naga air terakhir tersebut. Namun, perjalanannya tidak mudah, Raya harus menghadapi berbagai rintangan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Di tengah perjalanan, ia juga bertemu seekor armadillo yang kemudian menjadi sabahatnya bernama Tuk Tuk.

Film yang berdurasi selama 1 jam 57 menit ini akan membawa penonton semua untuk ikut bersama Raya mencari naga terakhir dan melawan monster jahat serta ikut mengembalikan kembali dunia seperti dahulu kala yang penuh tawa dan kebahagian.

Awalnya aku tidak terlalu yakin tentang film ini, tapi setelah menontonnya benar – benar sangat luar biasa. Durasi film yang panjang tidak terasa dan jalan cerita yang menghibur serta kadang membuat penonton merasa sedih mengalur begitu saja.

Air mata ku pun jatuh saat menonton film ini. Karna, unsur cerita yang secara tidak langsung mengajari kita untuk mencoba percaya kepada orang biarpun orang tersebut tidak dapat dipercaya. setidaknya kita harus mencobanya. Related banget kan sama kehidupan sehari – hari kita!

Film ini pun menunjukan sisa Asia yang bisa dilihat dari orang lain. mulai dari alamnya yang indah dan memiliki banyak pulau serta kehidupan sehari – hari orang asia pada zaman dulu.

Rating yang aku berikan untuk film ini 8/10 karna jalan cerita yang menarik dan tentunya ada banyak hikmah ataupun pikiran baru yang kita dapat setelah menonton film. Jadi, tunggu apa lagi?

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *