Credit: Getty Images/iStockphoto/nadia_bormotova
Monologue

Privilege Anak Emas Itu Riil

Siang tadi, aku menyimak sebuah diskusi di radio. Topiknya menarik, yakni membahas tentang privilege. Sontak saja, ini pula yang menjadi bahan percakapan kami di perjalanan pulang.

Topik ini memicu kami sedikit beradu argumen. Kalau menurutku, privilege itu sah-sah aja dong dan empunya juga nggak bisa langsung dilabelin as a bad person. Orang itu terlahir dengan privilege berlimpah kan bukan salahnya dia. Justru, enaknya dia nggak perlu ngerasain susahnya dapatin kemudahan itu. Ini sangat manusiawi, zheyenk!

Sementara versi dia, privilege itu jelas nggak adil karena yang terlahir dengan sendok emas di bumi ini hanya segelintir jumlahnya. Katanya, ini semacam praktik lain dari sistem diskriminasi. Most of us aren’t taught that these systems are such an influential part of how the world works. Let them easier to get structural support from laws, the media, and policies that affect our lives every day.

Well, terlepas dari mana benar dan salah, intinya kami percaya privilege itu memang ada. Karena ini tulisanku, jadi ya bakal kujabarin pemikiranku di sini. So, let me break it down.

Korelasi Privilege dan Anak Emas

Sepanjang masa hidup ini, si anak emas pasti selalu ada. Akui lah, anak kesayangan dalam keluarga memang ada. Lalu, di masa sekolah juga pasti ada murid unggulan, di kampus ada mahasiswa teladan dan ketika bekerja pun jenis anak emas ini masih tampak jelas. Di lingkungan mana pun wujud nyatanya ada!

Dalam KBBI disebutkan salah satu makna dari ungkapan anak emas adalah orang yang paling disenangi atau paling disayangi oleh keluarganya, tuannya, atasannya, majikannya, dan semacamnya.

Anak emas adalah sosok yang menarik perhatian, mungkin saja mencolok dari kalangannya. Si anak emas ini biasanya banyak lebihnya, dari yang terlihat hingga yang tak kasat mata.

Julukan anak emas sebetulnya hanya disematkan pada seseorang yang diberikan perlakuan khusus oleh orang lain dan tidak pada kita yang biasa-biasa saja. Istilah perlakuan khusus ini lebih keren kita sebut privilege.

Privilege berasal dari istilah bahasa inggris yang punya artian a special right, advantage, or immunity granted or available only to a particular person or group. Ngomongin tentang privilege ini which is talking about the power and benefits that only a small group of people have these. This something to treat them better or differently than other people or things rather than treat them all equally.

Duluran privilege

Anak emas akan selalu menjadi yang istimewa makanya orang sekitarnya bakal ngasih privilege ke dia secara disadari maupun tidak. Dia tuh kayak dapat akses lebih gampang dan mulus.

Sometimes, the fact that ‘they get benefits’ that other people don’t is really messed up. Jujur, nggak menapik juga kalau kemudahan itu suka bikin iri orang-orang yang ngerasain lelahnya untuk sampai ke titik itu.

Kunci Emas Si Anak Emas

Seperti kata dia, aku pun yakin bahwa privilege itu sungguhan punya kekuatan nyata mempengaruhi kehidupan seseorang dalam berbagai aspek. Orang-orang yang punya privilege, memiliki hak istimewa untuk mendapatkan akses duluan bahkan prioritas, sedangkan orang-orang biasa butuh proses.

Itu benar faktanya, having privilege seems like you have magic coupons for getting unearned benefits is a superb convenience. Hidup para anak emas terlihat tanpa ada halang rintangnya. Iya, hidup memang nggak adil. Ya, namanya juga roda kehidupan, mesti banyak ujiannya. Mana mungkin kita menyalahkannya.

Oke, katakanlah mereka jelas punya kunci emas membuka pintu kesempatan dan peluang mana saja yang mereka mau. Then, should they feel guilty about their good fortune? Or should we hate those people who have it? Kan, pasti jawabannya tidak dong.

Biarkan saja mereka dengan akses cepat yang hanya tersedia untuk para anak emas. Hanya saja, seperti yang kita tahu bahwa realita tidak sesuai ekspektasi, bahwa seringnya fakta tidak seideal apa yang kita kira.

Terkadang akses cepat ini tidak seketika mengantarkan kekuatan ajaibnya. Boleh jadi di balik itu, mereka masih harus memikul beban berat, bertemu tanjakan dan turunan, dan mesti belajar berdamai dengan kehilangan yang juga menyakitkan. We don’t know how long it took for them to get there.

Tuhan memberikan kenikmatan dengan porsi sendiri-sendiri dan dengan bobot tanggungan masing-masing berimbang dengan tujuannya. Just know that everyone has a story.

Preferensi Yang Tak Sama

Jalan untuk menuju kesuksesan setiap orang akan berbeda-beda, meskipun privilege menjadi salah satu faktor luck keberhasilan, tapi semua orang pasti tetap punya jalan masing-masing. Punya basic privilege dalam kebebasan menentukan jalan hidup sendiri, it’s just awesome!

Yes, it’s a journey. Kita semua punya tujuan dan juga membuat pilihan hidup yang tak sama. Jalur mana yang kita tempuh, naik kendaraan apa, bahan bakarnya apa, kondisi sekitar jalan gimana, kondisi cuaca dan banyak lagi faktor yang mempengaruhi kecepatan kita berproses.

Mungkin perjalanan kita butuh waktu lebih lama, yang penting lirik kanan-kiri nggak bikin orang biasa kayak kita berhenti menjemput privilege dengan upaya sendiri. Semoga kegiatan julitin privilege orang lain jadi cambuk buat kita lebih giat bekerja keras dan semangat berjuang mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi.

So, teruntuk aku dan kamu yang mungkin nggak punya privilege meluber-luber, jalan mencapai sukses masih terbentang panjang koq. There’s one thing I know; as a human being, we’ve struggled, just like every other human has struggled. And somehow, we got through it with consistency in our choices.

I always say to myself, I am special in my own way.

7 Comments

  • Monika

    Seru nih diskusi tentang privilege, apalagi kalau membaca pembahasan tentang privilege di thread2 yang ada di twitter.. Yes, kayak kalimat terakhir semua orang spesial dengan jalan masing-masing, aku percaya semua orang punya privilege masing-masing, dalam bentuk yang berbeda

    • Navia Yu

      Asli ya mb Monika aku juga nyimak loh mereka riweh gitu. Hahaha lucu sih menghibur banget emang bacain adu bacot netijen yang nggak habis-habis dibahas itu. 😂 Yup mb, cuma diri kita yang bisa bikin nilai kita jadi special 😉

  • Fanny_dcatqueen

    Akupun ga akan menyalahkan kalo ada orang2 di sekitarku yg dianggab anak emas, dan punya privilege lebih dari yg lain. Mau di dunia manapun, itu pasti ada kok :D. Aku anggab aja jalan hidup dia memang beruntung dan tercipta enak. Sementara aku harus berusaha dan berjuang untuk bisa masuk ke jalan yang dia lewatin :D.

    Tapi aku tetep percaya, orang yang berjuang lebih, biasanya punya tingkat survival yang lebih tinggi juga saat diterpa masalah, dibanding orang yang hanya menempuh jalan mulus tanpa hambatan :D.

    • Navia Yu

      Sama mb, aku pun berkeyakinan sama. Nilai unggul kita ada di situ. Survival udah jadi kayak habit sih buat yang melewati jatoh bangun selama di perjalanan 😊 Gapapa deh pasti ngerasain manisnya juga kita nanti mb 😇

    • Just Awl

      Love your thoughts! We all are exactly special in our way and everybody has their journey for themselves that shouldn’t be our concern at all.
      Entah apa asal mulanya sehingga privilege adalah sesuatu yg akhir-akhir ini diributkan oleh banyak orang. Bagusnya, mungkin kita jadi lebih aware akan adanya kemiskinan struktural yg gak lepas dari isu nepotisme dan privilege di dalamnya, tapi di saat yang sama, aku juga menyayangkan sih orang-orang yang menutup mata bahwa orang-orang yg bukan anak emas itu juga bisa kok ada di posisi yg sama seperti mereka, bahkan namanya bisa disebut pencapaian. Seperti yg kamu tulis, seharusnya orang-orang yg sudah aware akan realita yg pelik ini bisa menjadikan privilege orang lain itu sebagai cambuk bahwa kita pada akhirnya punya pencapaian dan jalan masing-masing yg harus ditempuh. Thanks for your insight anyway, Nav!😍

      • Navia Yu

        Hei hei Awl! Gitu deh mau dimanapun sampe ujung dunia yang punya privilege bakal tetap ada. Mau dikata apa lagi kan emang udah digariskan dari sononya. Tapi kitanya jangan jadi berkecil hati untuk mencapai sukses. Kita bisa menuliskan sendiri gimana kesuksesan kita berujung dari keringat dan usaha tanpa lelah untuk itu. Hehehe semangat menggapai mimpi! 🤗

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *