The great 2020 hulu
Review,  Series

Series Review – The Great (2020)

Ada yang tahu Hulu? Salah satu layanan streaming juga yang sejujurnya asing buatku. Pada 15 May 2020, Hulu meluncurkan Season Perdana dari serial The Great.

The Great menjadi serial pertama kepunyaan Hulu yang kutonton. Sebab musabab aslinya karena aktor utamanya adalah salah satu aktor favoritku makanya aku nyimak klip-klip promosi series ini yang dibagikannya di instagram.

Sinopsis The Great

The Great adalah serial drama komedi sejarah dari abad 18 yang bercerita mengenai kisah Catherine (Elle Fanning) wanita muda asal Jerman yang terpaksa menikah dengan Kaisar Rusia Peter III (Nicholas Hoult). Catherine merasa tidak bahagia dengan pernikahannya dan prihatin dengan keadaan Rusia pada masa itu. Dia harus memilih antara kebahagiaannya dan masa depan Rusia.

Catherine datang dengan delusi cintanya yang megira kehidupan di kerajaan Rusia akan seperti negeri dongeng impiannya. Alih-alih menjadi ratu istana yang disayangi suaminya, Catherine terkejut mendapati istana yang penuh dengan subyek kesetiaan pada Peter yang sebenarnya tidak manusiawi.

Peter digambarkan sebagai sosok yang impulsif dan kejam tapi juga kekanakan. Dia sewenang-wenang, selalu menggunakan kekerasan dalam memerintah. Seorang Kaisar yang senang mengadakan pesta yang mana di setiap kegembiraan didapat dari menyaksikan penderitaan dan rasa sakit orang lain.

Hari-harinya Peter yang lebih senang ditemani oleh gundiknya (Charity Wakefield) istri dari sahabatnya Grigor (Gwilym Lee), tanpa mempedulikan perasaan Grigor sendiri. Merasa berlaku tidak adil pada istrinya, Peter pun menunjukkan kemurahan hatinya dengan menugaskan Leo (Sebastian de Souza) untuk menjadi kekasih Catherine.

Catherine tentunya membenci segala kelakuan suaminya. Dia yang cinta damai tidak ingin ada peperangan lagi. Catherine memimpikan Rusia yang lebih baik dengan pendidikan dan hak kesetaraan setiap individu. Dia merasa perlu untuk menyelamatkan Rusia dari kebrutalan suaminya.

Lalu bersama dengan pelayan sarkastisnya, Marial (Phoebe Fox) Catherine memulai sebuah kudeta demi menggulingkan kekuasaan Peter untuk naik tahta memerintah Rusia. Catherine secara rahasia mulai menjalani misinya menggunakan pesona dan kecerdasannya untuk menarik lebih banyak sekutu. Sekutu berikutnya yang berhasil dia yakinkan adalah penasehat istana, Orlov (Sacha Dhawan).

Catherine  menyadari kepemimpinan membutuhkan lebih dari niat mulia dan idealismenya. Pada pertengahan episode, Catherine mengubah taktiknya dengan mencoba menghasut pemikiran suaminya, menavigasi teknokratik dari balik bayang-bayang suaminya. Dia meyakinkan Peter membawa ilmu pengetahuan, seni, dan pendidikan kepada rakyatnya. Cara ini agaknya bertahan beberapa saat dan sukses menghentikan perang dengan Swedia.

Namun, tidak cukup lama untuk bibi Peter, Elizabeth (Belinda Bromilow) mengendus adanya pemberontakan dalam internal istana dan menyadari siapa yang memimpin kudeta itu. Perjuangan Catherine masih harus menghadapi berbagai halang rintang. Mampukah Catherine menuntaskan misinya?

Source: imdb.com
Tokoh dan Penokohan

Aku akan kupas sedikit mengenai karakter dalam serial ini. Pertama ada Hoult, yang memerankan Peter dengan sangat mengesankan. Peter adalah seorang pemuda yang praktis selalu mendapatkan semua yang dia inginkan. Dia menghidupkan sosok raja yang kejam, egois percaya diri, dan irasional, tapi di balik kesangarannya tersimpan sisi kekanakan, rapuh, menyedihkan dan sedikit dungu.

Lalu, Fanning sebagai LF sekaligus merangkap sebagai salah satu eksekutif produser juga tampil dengan totalitasnya. Dia menampilkan kepribadian seorang Catherine yang sebenarnya lebih rumit. Seorang gadis kutu buku tapi sebenarnya fisioner, suram tapi juga menawan, gigih bersuara pada feminis tapi juga rentan, dan konyol tapi inspiratif. Benar-benar kombinasi karakter yang cukup kompleks.

Berikutnya, Fox sebagai pelayang yang selalu berkata sinis dan dipenuhi dialog-dialog sarkatis yang sesungguhnya ucapan dia benar. Seperti di salah satu adegan ketika Catherine bertanya pada Marial bagaimana malamnya. “Menghindari pemerkosaan. Anda?” Marial menjawab dengan santai.

Ada juga Dhawan sebagai kutu buku yang kronis menyedihkan dan aslinya menghibur. Ya, banyak adegan yang menampilkan karakternya tampak selalu terintimidasi oleh tokoh lainnya. Lee yang pembawaannya tenang sebagai seorang sahabat yang kelihatan sempurna tapi kesabarannya harus diuji sampe pada batas akhir. Dan yang terakhir ada bibi Peter yang baik dan sangat setia pada kerajaan Rusia. Sosok yang sesungguhnya pintar dan cermat, tapi ternyata cukup gila.

Source: filmaffinity.com
Review dariku

Secara keseluruhan cerita dari Tony McNamara ini menarik dan seru, membungkus kebejatan dalam visual yang megah. Hulu juga dari awal hingga akhir terus-menerus menyelipkan deklarasi menjengkelkan dari “Huzzah” berhasil membuat adegan yang lebih dramatis, sekaligus seperti slogan pomosi identik untuk serial ini.

Serial yang terdiri dari 10 episode ini secara konstan per episodenya bakal memperlihatkan kekejaman tidak masuk akal dari sang Kaisar. Makanya serial ini sangat tidak diperuntukan untuk remaja karena banyak adegan penyiksaan dan kematian serta adegan hubungan badan yang lumayan eksplisit ditampilkan.

Kemudian kita akan menyaksikan radikalisasi pergerakan progresif istrinya. Baik secara metafora dan secara harfiah, cerita ini dibangun dari humor suram yang kontras antara idealisme Catherine dan realitasnya. Sejujurnya aku hampir lelah dengan cerita Catherine yang terasa blunder, agak berkelok-kelok dan kurang berat dari yang seharusnya. Kurang greget gitu dalam eksekusi taktik pemberontakannya.

Kesimpulannya, kuberikan nilai 6.5/10 untuk serial ini. Beneran enak ditonton hanya saja tidak ada istimewanya. Bagi penikmat sejarah juga mungkin tidak akan begitu memuaskan karena Hulu mengemas cerita serial ini sedikit berbeda dengan sejarah aslinya. Lumayan sih, bagi yang bingung dan kehabisan tontonan menarik, silahkan ditonton. Bagiku, tentu saja ini tetap menghibur, menyaksikan porsi ketampanan Hoult yang dominan untuk seorang fangirl adalah anugerah.

4 Comments

  • Just Awl

    Aku pernah liat iklannya nih beberapa hari yg lalu, kirain serial netflix tp pas liat logonya bukan, jadi gak jadi nonton karena masih asing dan sepertinya harus download aplikasi itu buat nonton, makanya mundur dulu. Ternyata sudah ada yg review, makasih ya mba, rasa penasaranku sudah terjawab sama serial The Great😁

    • Navia Yu

      Aku juga gak punya tuh apsnya. Kita aja yang masih asing nih. Padahal serial dia dah banyak juga ternyata.
      Modal download aja di situs ilegal. Duh, maafkan daku!
      Hahaha tapi aku menanti Season 2 nih.
      Kalo Awl lagi ngikutin serial Netflix apa?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *