Youth

Sibling Warmth and Cozy

How many siblings do you have, guys?

Ntah kenapa aku ingin menulis cerita masa lalu dengan saudara perempuanku yang sekarang sudah menikah dan ikut suaminya ke kota lain. Tentunya itu membuat aku dan saudara kandungku tidak bisa bertemu setiap hari seperti dulu. Kami terpisah karena mereka harus memulai lembaran hidup baru dan memiliki keluarga baru.

Kami merupakan 3 bersaudara dan semuanya adalah perempuan. Aku sendiri adalah si bungsu. Perbedaan umurku dan kakak perempuanku sendiri cukup jauh, yaitu 10 tahun dengan kakak pertama dan 5 tahun dengan kakak kedua.

Aku yakin, tidak semua hubungan saudara kandung bisa akur. Sekalipun kompak, minimal hal-hal lumrah di bawah ini pasti sering terjadi diantara kami atau dikebanyakan hubungan kakak dan adik lainnya.

Bertengkar Setiap Hari

Kukira, bukan perbedaan umur yang bikin kami sering berdebat. Bila diingat, akan selalu ada saja bahan kami beradu mulut. Aku yakin, ini pasti terjadi disemua hubungan kakak beradik. Biasanya sumber pertengkaran ini hanyalah tentang hal-hal kecil yang kami besar-besarkan. Berteriak satu sama lain hingga didengar tetangga, mengungkit ini itu, saling melempar kesalahan, tidak mau mengalah, dan seterusnya.

Bahkan pertengkaran sudah dimulai dari sejak pagi, ketika sedang menyantap sarapan, kami sudah meributkan hal sepele. Sedangkan, kedua orangtua kami hanya duduk dan mengelengkan kepala melihat tingkah kami ini. Ntah karena maklum atau mungkin mereka sudah menyerah dengan perdebatan rutin kami.

Pinjam Barang Tanpa Izin

Ini adalah hal yang sering terjadi di keluargaku. Aku ingat, hari di saat aku pergi sekolah dan tidak sengaja meninggalkan ponselku. Ketika pulang ke rumah, aku mencari ponselku sampai frustasi karena tidak kunjung menemukannya. Hingga ketika kakakku pulang dengan santainya dia mengakui, “tadi nggak sengaja kebawa”. Wtf!

Aku juga masih ingat, saat aku sedang asik menonton tv dan ketika melihat kakakku pulang. Aku terkesima, dia memakai bajuku seenaknya! Tanpa meminta izin terlebih dulu coba. Sontak darahku langsung mendidi. Kalau sudah begini, pertengkaran hebat tidak terelakkan.

Benci Tapi Sayang

Ya, kami memang saudara sedarah, tapi kami memiliki watak berbeda namun dengan ego yang sama besarnya. Saling membenci satu sama lain dan suka melemparkan makian. Untungnya tidak pernah main fisik.

Jika diantara kami ada yang berbuat baik, biasanya kami langsung mengerti sinyal itu. ada maksud yang terselubung di balik kejanggalan perilaku baik itu. Angin badai dari mana yang tiba-tiba membuat dua saudarku jadi baik.

Namun, secara tidak sadar kami juga saling menolong walau tanpa pernah ada ucapkan terima kasih. Keuntungan jadi bungsu adalah kakak-kakakku selalu membantuku menyelesaikan pekerjaan rumah ataupun pemecahan masalah. Biarpun mereka menolongku secara tidak ikhlas, dipaksa oleh orangtuaku.

Perubahan Transisi Menjadi Dewasa

Jujur saja, aku sangat merindukan masa-masa itu. Saat rumah selalu ramai dengan kebisingan kami. Saat hariku dipenuhi teriakan dan canda gurau mereka. The best thing about having sisters was always had friends.

Sebagai bungsu, aku melihat satu persatu kakakku pergi memulai sebuah keluarga kecil mereka. Ketika kami tidak tinggal serumah lagi, aku baru menyadari rasanya seperti kehilangan teman-temanku juga.

Begitulah hubungan kami. Biarpun selalu bertengkar hebat, tapi aku tahu bahwa kami tetap menyayangi satu sama lain. Aku yakin, sebuah keluarga mestinya seperti itu. Biarpun jarak kami terpisah antar kota, kami selalu komunikasi dan selalu mendoakan yang terbaik.

Kumpul keluarga mungkin hanya setahun sekali ketika lebaran tiba. Di usia saat ini, tentu tidak ada lagi pertengkaran heboh seperti dulu. Kami menikmati dan bersyukur untuk masa sekarang. Aku sih, tidak pernah menyesal bahwa dulu selalu sering bertengkar. Buatku, itu adalah cara komunikasi keluarga efektif khas darah muda untuk saling memahami.

4 Comments

  • Astriatrianjani

    Walaupun saudara memang selalu ada perbedaan pendapat ya, tapi itu yang bikin hubungan jadi makin erat. Karena kalau marah biasanya nggak lama-lama. Saya juga anak bungsu dari 3 bersaudara. Bedanya, kedua kakak saya laki-laki semua. Dan saya juga paling sebel kalau kakak pinjam barang nggak izin dulu. Bukan baju ya😂, tapi kayal headshet, cas2 an hp, cermin saya, dan benda2 kecil lainnya. Soalnya kalau nggak ditanya nggak dibalikin.

    • Ichaasa

      bener! kita nggak pernah berantem lebih dari 3 hari. karna bagaimana pun kita tetep saudara satu rumah! setuju banget perbedaan pendapat yang bikin hubungan jadi makin erat^^

  • Lia The Dreamer

    Saudara ini kalau jauh dikangenin, kalau deket diributin ya hahaha. Tapi itulah seni dalam memiliki saudara.
    Aku malah ingin punya kakak perempuan lho karena aku anak sulung 😂
    Ternyata begini rasanya jadi anak bungsu ya! Biasanya adik yang suka nyolong baju kakaknya, eh ini kebalikannya hahaha.
    Semoga selalu akur walaupun jarang bertemu!

    • Ichaasa

      hahaha iya! kakaknya lebih jahil dari pada adeknya^^ tapi emang bener banget, kalau dekat berantem kalau jauh kangen- kangenan 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *