Monologue

Sudahkah Kamu Divaksin?

Setelah mencari tahu kebutuhan vaksin yang akan aku gunakan untuk keperluan kelengkapan dokumen, akhirnya aku memutuskan untuk mencari rumah sakit di Palembang yang bisa memberikan vaksin AstraZaneca. Aku harus divaksin karna jarak suntikan vaksin pertama dan kedua juga terbilang lama, yaitu sekitar 12 minggu.

Vaksin yang didapatkan dari kantor masih jenis Sinovac. Aku ingat saat boss menawarkanku untuk vaksin dan kutolak karna aku hanya mau divaksin dengan AstraZaneca. Sebenarnya jenis vaksin apa pun aku mau, hanya saja tujuan vaksin kali ini sedikit berbeda demi keperluan kelengkapan dokumenku.

Setelah menemukan rumah sakit yang menyediakan vaskin jenis AstraZaneca. Aku datang di pagi hari, tepat pada pukul 07.08 pagi aku sudah melihat banyak sekali orang yang sudah mengantri untuk divaksin. Mungkin sebagian dari mereka sudah duduk manis mengantri sejak jam 6 pagi.

Aku pun ikut mengantri biarpun ada rasa takut tidak kebagian vaksin untuk hari ini, mengingat banyak sekali orang yang ingin divaksin. Tapi setelah menunggu aku mendapatkan nomor antrian 241.

Untungnya kami diawasi oleh beberapa polisi yang menertibkan kami untuk tetap selalu menjaga jarak dan untuk tetap patuhi prokes agar proses vaksin yang berlangsung tertib dan aman. Kami juga dilarang untuk mengambil foto atau video saat proses sedang berlangsung.

Setelah menunggu dan menghabiskan waktu sekitar 3 jam lebih akhirnya giliranku untuk dapat divaksin setelah sebelumnya diperiksa darah dan mendapatkan pertanyaan sedikit dari dokter tentang kondisi tubuh kita.

Alhamdulilah, akhirnya setelah diperiksa dan semuanya normal vaksin AstraZaneca suntikan pertama telah aku dapatkan. Rasanya seperti digigit semut tidak sakit dan suntikan kedua akan aku dapatkan nanti pada tanggal 7 Oktober 2021. Cukup lama bukan?

Setelah divaksin pada bagian lengan tangan kiriku terasa pegal dan sakit, apalagi dibekas jarum suntikan sangat terasa sakit dan juga pada saat malam hari tubuhku panas dan aku terserang deman. Tidurku tidak nyenyak dan aku sering sekali terbangun.

Aku ingin memutuskan untuk tidak bekerja tetapi pada pagi hari keadaanku sudah cukup baik dan aku tetap memutuskan untuk bekerja seperti biasanya. Hanya saja di kantor aku lebih banyak diam dan tidak terlalu aktif bekerja seperti biasanya hehe.

Pada keesoka harinya, tubuhku sudah 90% kembali normal, aku sudah bisa kembali aktif lagi dan sampai saat ini semuannya terlihat baik-baik saja! Tidak ada masalah yang serius dan aku tidak sabar untuk mendapatkan suntikan kedua nantinya!

Kalian sendiri bagaimana? Sudah divaksin belum? Jika belum ayo disegerakan dan bagi yang sudah mendapatkan vaksin tetap memakai masker dan jaga jarak karna itu sangat penting!

Semoga kondisi ini cepat berakhir dan kita semua bisa kembali normal seperti dulu lagi. Karna kondisi seperti ini sangat sulit untuk semua orang. Ayok vaksin ya gaes! XX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *