What Is Your Dream?
Youth

What Is Your Dream?

Kalau ngomongin soal mimpi waktu kita masih seorang anak kecil pasti kita memiliki banyak mimpi yang ingin dicapai saat dewasa nanti. Seperti bahasanku dalam tulisan dear little me, sebanyak mungkin kita memiliki jawaban ketika orang dewasa bertanya kepada kita, “kalau sudah gede kamu mau jadi apa?”

Tapi setelah menjadi orang dewasa dan sudah mengerti bagaimana hidup kadang berjalan tak sesuai dengan ekspetasi kita saat kita saat kecil dulu, masihkan mimpi itu ada? Masihkah kita ingin mencapai dan mewujudkan mimpi masa kecil kita?

Atau mimpi kita dulu harus kita kubur dalam-dalam karna kita bukan anak emas? Hidup menjadi dewasa yang punya tanggungjawab pada orangtua dan cicilan yang harus kita pikirkan secara realitis untuk hidup yang lebih baik ketimbang meraih mimpi masa kecil yang bisa jadi terbilang egois?

Aku pernah bilang, menjadi sewasa itu asik tapi tentu saja, namanya hidup tidak mungkin semuanya berjalan dengan mulus, asik dan aman-aman saja. Selalu ingat I have a plan, but god also have a plan for me.

Seperti lirik lagu Taylor Swift – 22 yang menurutku sangat related dengan apa yang akan terjadi di masa depan dan ketika kita menjadi orang dewasa yang sesungguhnya, “Yeah, we’re happy, free, confused and lonely at the same time“.

Kita bahagia karna kita memiliki uang dan pekerjaan, kita juga merasakan kebebasan yang tidak kita dapatkan saat kita masih sekolah atau kuliah dulu. Tapi kita juga merasa bingung dengan hidup yang kita jalani saat ini, Apakah ini benar-benar impian kita selama ini? Hidup seperti ini yang ingin kita jalani? Pertanyaan ini akan bermunculan saat kamu dalam quarter life crisis.

Kesepian? sudah pasti! Ketika sahabat yang dulu selalu bisa diajak nongki setiap saat tanpa perlu janjian atau pergi liburan dadakan, tapi sekarang mungkin sudah terlalu sibuk dengan karir dan sudah menikah sehingga tidak bisa lagi untuk diajak menghabiskan waktu bersama lagi seperti dulu. Di sinilah kita menyadari bahwa kita merasa kesepian, the rest is just myself and I.

Saat ini ketika ditanya apakah mimpiku dulu dan sekarang berbeda atau tetap sama? Tentu saja berbeda! People change, tentu aku bukan orang yang sama lagi seperti saat aku berusia 10 tahun. Dulu aku selalu memimpikan menjadi seorang pilot karna dimata anak kecil itu pekerjaan yang keren untuk wanita. Tapi itu hanyalah anganku di masa kanak-kanak.

Dan untuk sekarang apakah yang menjadi mimpiku? Aku hanya ingin tinggal di luar negeri dan traveling keliling dunia sebebas mungkin tanpa memikirkan pekerjaan dan memiliki banyak waktu untuk bisa bertemu orang baru dan belajar banyak hal. There are many interesting things in this world! Kini aku sedang berusaha untuk mewujudkan mimpiku ini.

Berbeda sekali dari mimpi seorang bocah, aku sudah dewasa dan mimpiku konkrit. Saat ini aku punya kesempatan dan jelas kapabilitas menjadikan mimpiku nyata. Tidak ada yang salah dengan itu semua, Karna kita bertumbuh dan berkembang bersama dengan pikiran dan akal sehat kita.

Kalau kalian sendiri bagaimana, what is your dream? Apakah mimpi kamu masih sama seperti masa kecilmu? Let me know ya^^

4 Comments

  • Prima

    Menjadi pilot juga membuka kesempatan untuk travelling around the world sih hehehe, jadi sepertinya mimpi saat ini dan 10 tahun lalu masih connected somehow.

    • Ichaasa

      haah dulu waktu kecil belum tau kalau jadi pilot bisa keliling dunia gratis. haha tapi bisa jadi mungkin juga masih terhubung ya!

  • Alvi Suryani

    Dulu jaman kecil pengem jadi suster soalnya pengen bantu orang

    Tapi setelah dewasa, kagal bisa karna takut darah🤣

    Tapi nyatanya, makna jadi suster itu berbeda ketika sudah dewasa

    Membantu bagi yang membutuhkan, entah itu melalui sedekah uang atau ilmu bahkan tenaga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *